Masyarakat Semakin Melek Teknologi Informasi

Masyarakat Semakin Melek Teknologi Informasi

Proporsi Usia 15-59 Tahun yang Terampil Teknologi Informasi dan Komputer (2015-2023)

amCharts 4
PROPORSI USIA 15-59 TAHUN YANG TERAMPIL TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMPUTERTahun 2015 - 2023100%Chart created using amCharts library


Pengetahuan tentang teknologi informasi dan komputer (TIK) sudah menjadi keharusan di era digital sekarang. Hampir semua sektor kehidupan kini memanfaatkan teknologi tersebut, baik untuk pekerjaan maupun aktifitas sehari-sehari.

Dengan peranti teknologi informasi, seperti smarphone, tablet dan laptop yang terhubung dengan jaringan internet, kita bisa berkomunikasi, saling mengirim pesan, mengolah data dan menyebarkan informasi. Tidak saja dalam bentuk tulisan, perkembangan teknologi juga semakin memudahkan kita mengirim pesan dalam bentuk audio dan video.

Menghadapi kemajuan teknologi tersebut,  kini setiap orang  dituntut untuk bisa menggunakan, dan jumlah yang terampil setiap tahun pun terus bertambah.

Badan Pusat Statistik (BPS) mendata, tahun 2015 proporsi remaja dan dewasa, usia 15-59 tahun yang terampil teknologi informasi dan komputer di Indonesia hanya 27,04 persen. Angka tersebut terus meningkat setiap tahun,  hingga tahun 2023 mencapai 79,03 persen.  Usia 15-24 tahun menjadi kelompok yang paling banyak terampil.

Provinsi yang masyarakatnya paling sedikit terampil teknologi informasi dan komputer adalah, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Papua.  Tahun 2023 di NTT 62,46 persen sedang di Papua 33, 84 persen.

Sementara provinsi dengan masyarakat yang paling melek atau terampil teknologi informasi dan komputer adalah, DKI Jakarta 93,98 persen, Kepulauan Riau 93,70 persen, Yogyakarta 90,01 persen, dan Kalimantan Timur 89,61 persen. (Litbang Kompas/RIS)

  1. Penggunaan materi wajib mencantumkan kredit dengan format: ‘Kompas/Nama Penulis’.
  2. Materi tidak boleh digunakan sebagai sarana/materi kegiatan atau tindakan yang melanggar norma hukum, sosial, SARA, dan mengandung unsur pelecehan/ pornografi/ pornoaksi/ diskriminasi.
  3. Data/informasi yang tertera pada materi valid pada waktu dipublikasikan pertama kali, jika ada perubahan atau pembaruan materi oleh sumber di luar Kompas bukan tanggungjawab Kompas.
  4. Pelanggan tidak boleh mengubah, memperbanyak, mengalihwujudkan, memindahtangankan, memperjual-belikan materi tanpa persetujuan dari Kompas.

Suggestion