Jejak Pilkada Sultra

Jejak Pilkada Sultra

Perolehan Suara Pilkada Sultra 2018

amCharts 4
Persentase Suara Pilkada Sulawesi Tenggara Tahun 201843.68%%31.58%%24.73%%100%Chart created using amCharts library


Pemilihan gubernur dan wakil gubernur secara langsung di Provinsi Sulawesi Tenggara pertama kali diadakan pada tahun 2007, tepatnya tanggal 2 Desember 2007. Ada empat pasang calon yang bersaing berebut menjadi orang nomor satu di provinsi penghasil aspal tersebut.

Pertama pasangan Mahmud Hamundu-Yusran Silondae. Rektor Universitas Haluloleo bersama petahana wakil gubernur itu diusung oleh PDI Perjuangan. Kemudian mantan Wali Kota Kendari Masyhur Masie Abunawas yang berpasangan dengan Rektor Universitas 19 November, Azhari. Keduanya diusung PBR, PNBK dan Partai Marhaenis.

Gubernur Ali Mazi, yang pernah tersangkut kasus korupsi mencalonkan diri. Ia bersama Abdul Samad diusung Partai Golkar, PKS dan PKB. Terakhir Wakil Ketua DPRD Sultra, yang juga pengusaha, Nur Alam berpasangan dengan HM Saleh Lasata, keduanya diusung  oleh PAN dan PBR.

Dalam rapat rekapitulasi hasil penghitungan suara di Kantor KPU Sultra pada 12 Desember 2007, Pasangan Nur Alam-Saleh Lasata menjadi pemenang, dengan meraih 421.3600 suara (42,78 persen).

Pasangan Ali Mazi-Abdul Samad berada di posisi kedua dengan perolehan 387.404 suara (39,34 persen). Sementara itu, Masyhur Masie Abunawas-Azhari mendapat 91.388 suara (9,28 persen), dan Mahmud Hamundu-Yusran Silondae 84.699 suara (8,6 persen).

Pada pemilihan gubernur tahun 2012, pasangan Nur Alam-Saleh Latasa kembali terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur untuk kedua kali. Pasangan petahana yang kali ini didukung PAN, Demokrat, PKS, PDI Perjuangan, PKB,Gerindra dan PKPI mendapat 522.807 suara (49,30 persen).  Dua pasangan calon lainnya, Buhari Matta-Tamim 295.234 suara (27,84 persen), dan Ridwan Bae-Haerul Saleh 242.357 suara (22,86 persen).

Berdasarkan pleno rekalipitulasi perolehan suara sah, partisipasi pemilih mencapai 64 persen dari total daftar pemilih tetap sebanyak 1.701.698 jiwa. Jumlah tersebut lebih sedikit dibanding pilkada sebelumnya, yang partisipasi pemilihnya mencapai 76 persen dari 1.357.738 orang pemegang hak pilih.

Pada pemilihan langsung gubernur yang ketiga di Sultra, yang dilaksanakan pada 27 Juni 2018, ada tiga pasang calon yang ikut bersaing.

Ali Mazi yang pernah gagal dalam pemilihan gubernur  2007 kembali mencalonkan diri.  Ia  bersama calon wakilnya, Lukman Abunawas  diusung Partai Golkar dan Nasdem.  Kemudian Pasangan Asrun-Hagua yang diusung PAN, PDI Perjuangan, PKS, Gerindra dan Hanura. Terakhir Pasangan Rusda Mahmud-Sjafei Kahar diusung Partai Demokrat, PPP dan PKB.

Hasil rekapitulasi perolehan suara KPU Sultra di 17 kabupaten/kota, pasangan Ali Mazi-Lukman Abunawas memproleh suara sebanyak 495.880 (43,68 persen). Rusda Mahmud-Sjafei Kahar mendapat 358.537 suara (31,58 persen), sedangan pasangan Asrun-Hugua 280.762 suara (24,73 persen).

Persentase pemilih pada pemilihan gubernur langsung kali ini mencapai 70,74 persen dari 1.639.261 pemilih yang terdaftar. (Litbang Kompas/RIS)

  1. Penggunaan materi wajib mencantumkan kredit dengan format: ‘Kompas/Nama Penulis’.
  2. Materi tidak boleh digunakan sebagai sarana/materi kegiatan atau tindakan yang melanggar norma hukum, sosial, SARA, dan mengandung unsur pelecehan/ pornografi/ pornoaksi/ diskriminasi.
  3. Data/informasi yang tertera pada materi valid pada waktu dipublikasikan pertama kali, jika ada perubahan atau pembaruan materi oleh sumber di luar Kompas bukan tanggungjawab Kompas.
  4. Pelanggan tidak boleh mengubah, memperbanyak, mengalihwujudkan, memindahtangankan, memperjual-belikan materi tanpa persetujuan dari Kompas.

Suggestion