Paslon Usung Visi Transformasi Ekonomi di Pilkada Kalsel 2020

Paslon Usung Visi Transformasi Ekonomi di Pilkada Kalsel 2020

Persentase Perolehan Suara Pilkada Kalimantan Selatan Tahun 2020

amCharts 4
Chart created using amCharts library


Pelaksanaan pemilihan langsung kepala daerah (pilkada) secara serentak pada 2020 diwarnai dengan terjadinya pandemi covid 19 di Indonesia. Sebanyak sembilan provinsi melaksanakan pilkada gubernur dan wakil gubernur pada 9 Desember 2020. Salah satu provinsi yang melaksanakan pilkada tersebut adalah Kalimantan Selatan.

Pilkada Kalsel diikuti oleh dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur. Mereka adalah gubernur petahana Sahbirin Noor yang berpasangan dengan Muhidin. Muhidin sendiri adalah wali kota Banjarmasin periode 2010-2015 dan pesaing Sahbirin pada pilkada sebelumnya yaitu 2015. Pesaing mereka adalah Denny Indrayana, yang merupakan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia periode 2011-2014 pada zaman pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Pasangan Denny adalah Difriadi Darjat yang merupakan Wakil Bupati Tanah Bumbu periode 2010-2015.

Pasangan Sahbirin-Muhidin diusung oleh delapan partai politik, enam di antaranya mendapatkan kursi di parlemen, yaitu Partai Golkar, PDI Perjuangan, Partai Amanat Nasional, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Nasional Demokrat, serta tiga parpol non parlemen, yaitu Partai Solidaritas Indonesia, PKP Indonesia, dan Partai Persatuan Indonesia. Sementara pasangan Denny-Difriadi diusung oleh Partai Gerakan Indonesia Raya, Partai Demokrat dan Partai Persatuan Pembangunan.

Persaingan sengit terjadi di antara dua paslon tersebut. Keduanya mengusung visi transformasi ekonomi di mana provinsi yang berjulukan Bumi Lambung Mangkurat ini mengandalkan perekonomiannya pada sumber daya alam. Sahbirin-Muhidin mengusung visi "Banua Maju Kalsel Maju" yang menjanjikan adanya keseimbangan antara sosial, ekonomi, dan lingkungan dalam pembangunan. Denny-Difriadi tak kalah juga dengan mengusung visi "Kalimantan Selatan Lebih Beriman, Unggul dan Makmur". Dalam pembangunan, selain modal sumber daya alam, diperlukan juga modal sumber daya manusia dan sumber daya spiritual.

Pilkada Kalsel 2020 menghasilkan keunggulan pasangan Sahbirin-Muhidin dengan perolehan suara sebesar 871.123 atau 51,17 persen. Sedangkan pasangan Denny-Difriadi memperoleh suara sebesar 831.178 atau 48,83 persen. Sahbirin-Muhidin unggul di lima kabupaten dan satu kota, yaitu di Kabupaten Banjar dengan perolehan suara sebesar 65,03 persen, Kabupaten Barito Kuala sebesar 61,77 persen, Kabupaten Tapin sebesar 56,78 persen, Kabupaten Tanah Bumbu sebesar 50,05 persen, Kabupaten Balangan sebesar 51,35 persen, dan Kota Banjarmasin sebesar 53,42 persen. Denny-Difriadi unggul di enam kabupaten dan satu kota, yaitu di Kabupaten Tanah Laut dengan perolehan suara sebesar 56,19 persen, Kabupaten Kotabaru sebesar 55,92 persen, Kabupaten Hulu Sungai Selatan sebesar 57,19, Kabupaten Hulu Sungai Tengah sebesar 57,04 persen, Kabupaten Hulu Sungai Utara sebesar 55,72 persen, Kabupaten Tabalong sebesar 56,11 persen, dan Kota Banjar Baru sebesar 56,46 persen. 

Sahbirin-Muhidin dilantik sebagai pasangan gubernur dan wakil gubernur oleh Presiden Joko Widodo pada 25 Agustus 2021 di Istana Negara Jakarta. Program kerja seratus hari pertamanya adalah penanganan pandemi Covid-19 dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kalsel. (Litbang Kompas/AAN)


 

  1. Penggunaan materi wajib mencantumkan kredit dengan format: ‘Kompas/Nama Penulis’.
  2. Materi tidak boleh digunakan sebagai sarana/materi kegiatan atau tindakan yang melanggar norma hukum, sosial, SARA, dan mengandung unsur pelecehan/ pornografi/ pornoaksi/ diskriminasi.
  3. Data/informasi yang tertera pada materi valid pada waktu dipublikasikan pertama kali, jika ada perubahan atau pembaruan materi oleh sumber di luar Kompas bukan tanggungjawab Kompas.
  4. Pelanggan tidak boleh mengubah, memperbanyak, mengalihwujudkan, memindahtangankan, memperjual-belikan materi tanpa persetujuan dari Kompas.

Suggestion