Kunjungan Wisatawan Nusantara Terus Meningkat di Jawa Timur

Kunjungan Wisatawan Nusantara Terus Meningkat di Jawa Timur

10 Besar Provinsi dengan Kunjungan Turis Lokal Tertinggi di Indonesia

amCharts 4
10 Besar Provinsi dengan Kunjungan Turis LokalTertinggi di IndonesiaJAWA TIMURJAWA BARATJAWA TENGAHDI YOGYAKARTADKI JAKARTABANTENSUMATERA UTARASULAWESI SELATANBALISUMATERA BARAT100%Chart created using amCharts library


Sejak lama wisatawan mancanegara atau turis asing lebih mengenal Bali sebagai obyek wisata populer Indonesia, namun di kalangan wisatawan nusantara atau turis lokal, destinasi wisata di Jawa Timur (Jatim) yang justru lebih banyak dikunjungi dalam kurun waktu 3 tahun terakhir.

Dalam 10 tahun terakhir, Provinsi Jatim terus berbenah meningkatkan sektor pariwisata dengan berbagai cara. Pengembangan desa wisata, wisata sejarah, edukasi dan pendampingan para pelaku industri, budayawan, dan komunitas, membuat industri pariwisata Jatim menggeliat secara signifikan.

Di masa sebelum pandemi, kunjungan turis lokal telah mencapai 85,5 juta kunjungan di tahun 2019. Pandemi covid-19, membuat kunjungan wisatawan turun di berbagai daerah. Namun tidak demikian dengan Provinsi Jawa Timur. Di tahun 2020, kunjungan turis lokal justru meningkat menjadi 127,1 juta kunjungan. Di tahun 2021 dan 2022, kembali meningkat menjadi 159 juta dan 200,5 juta kunjungan. Hingga di tahun 2023, kunjungan turis lokal mencapai 207,8 juta kunjungan, atau meningkat 243 persen dibandingkan dengan kunjungan turis lokal di tahun 2019, di masa sebelum pandemi.

Jatim memiliki segalanya, wisata gunung, pantai, hingga religi. Penetapan kawasan wisata Gunung Ijen sebagai UNESCO Globak Geopark membuat potensi pariwisata Jatim menjadi semakin meningkat. Geopark Gunung Sewu di Kabupaten Pacitan, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru di Probolinggo, wisata religi Sunan Giri di Gresik, Sunan Ampel di Surabaya, dan Sunan Bonang di Tuban, merupakan beberapa destinasi wisata yang sudah populer sebelumnya.

Konsep industri pariwisata ramah lingkungan, menjunjung budaya lokal, serta partisipasi masyarakat lokal, telah mendongkrak perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Jatim. Dengan pendampingan dan dukungan pemerintah pusat, pemda, pelaku industri pariwisata, budayawan, dan masyarakatnya, destinasi wisata Jatim diharapkan bisa mendunia mengejar popularitas Bali yang telah lebih dulu terkenal di mancanegara. (Litbang Kompas/SNT)

  1. Penggunaan materi wajib mencantumkan kredit dengan format: ‘Kompas/Nama Penulis’.
  2. Materi tidak boleh digunakan sebagai sarana/materi kegiatan atau tindakan yang melanggar norma hukum, sosial, SARA, dan mengandung unsur pelecehan/ pornografi/ pornoaksi/ diskriminasi.
  3. Data/informasi yang tertera pada materi valid pada waktu dipublikasikan pertama kali, jika ada perubahan atau pembaruan materi oleh sumber di luar Kompas bukan tanggungjawab Kompas.
  4. Pelanggan tidak boleh mengubah, memperbanyak, mengalihwujudkan, memindahtangankan, memperjual-belikan materi tanpa persetujuan dari Kompas.

Suggestion